Postingan

Selamat Datang di Situs Resmi Kita Wisuda

Selamat Datang!

Kami ucapkan terima kasih karena telah mengunjungi website kami . Kita Wisuda merupakan sarana yang kami sediakan untuk menjalin hubungan ke mitraan dengan institusi maupun perusahaan A nda. Kami berharap website ini dapat membangun kepercayaan Anda kepada kami untuk bekerjasama saling menguntungkan kedepannya. Kita Wisuda me l ayani jasa konveksi baju toga, se l empang, dan pembuatan meda l i maupun plakat. Saat ini a l amat kami berada di dua kota, yaitu kota Purwokerto dan kota Cirebon. Sejauh ini kita te l ah menja l in kerjasama dengan beberapa universitas dan seko l ah, diantaranya :    Universitas Jendera l Soedirman Purwokerto; · SMA A l -Irsyad Purwokerto; · Universitas A l -Irsyad Ci l acap; · MTS Wathoniyah Japurabakti Cirebon; · Taman Kanak-Kanak AN-Nur Hidayah Cirebon; · Madrasah Diniyah AN-Nur Hidayah Cirebon ; · MTS NU Ma’arif Kranceng Purba l ingga, Dsb. Bentuk kerjasama tersebut berupa persewaan dan konveksi baju toga wisuda,

Apakah Bisnis Online Berarti Harganya Murah?

Gambar
Dalam dunia bisnis, para pelaku usaha tidak bisa lepas dari faktor perang harga. Produk dengan harga lebih murah pastinya lebih dilirik oleh pelanggan. Seringkali mereka membeli tanpa memperhatikan kualitas secara mendetail. Yaph... Ga murah ga bakal laku karena selalu ada pesaing menjual lebih murah (atau jauh lebih murah). Bayangkan kamu menjual produk tertentu dan berharap laku keras sedangkan yang lain jelas-jelas menjual produk serupa dengan lebih murah bahkan hingga 50%. Beberapa orang mungkin bisa curiga dengan harga murah lalu bertanya-tanya tentang kualitasnya apakah sepadan atau tidak. Namun perilaku konsumen demikian sangatlah sedikit. Mereka lebih memilih "kalau emang jelek toh beli lagi aja murah ini, daripada mahal-mahal ". Para konsumen pun makin hari makin semena-mena, mereka bertanya bukan karena ingin membeli namun terlebih dahulu membandingkan dengan yang lain. Drama CLBK (chat lama beli kaga) itu sudah makanan sehari-hari bagi para pebisnis khususnya pebis

Waspada terhadap toxic news

Gambar
Belakangan ini portal berita online maupun offline banyak dijejali berita 19 detik. Lama kelamaan hal ini menjadi semacam "toxic news", mungkin ada baiknya filtering berita-berita sekitar kita agar jauh dari unsur justifikasi, sindiran, nyinyiran, dan menyalahkan meski sekedar hiburan. Bahkan kalau perlu off saja sementara waktu. Karena semakin kita mengikuti, semakin besar pula energi negatif yang kita serap. dengan off atau puasa dari media sosial maka kita tak perlu lagi waspada terhadap toxic news. Terkadang tidak lebih tahu seperti kebanyakan orang itu justru lebih menyamankan, dan baik untuk kesehatan. Terlebih jika bicara manusiawi, toh semua orang pasti memiliki aib karena kita bukanlah malaikat, bedanya aib kita tidak ketahuan aja (atau belum). Ingatlah ada pihak-pihak yang tersakiti disaat kita tertawa dan "merasa suci" akibat adanya berita terkait. Manusia tidaklah tercipta untuk itu. Manusia adalah ketika dirinya melihat suatu kedzaliman, maka Ia diam da

Cara Bisnis Laris Tanpa Ribet

Gambar
Bagaimana ya cara bisnis laris tanpa ribet agar perlengkapan wisuda saya terus diminati? Gampang... Kamu bikin yayasan atau pondok pesantren mas yang meliputi lembaga pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi, Nah pasarin toganya disitu dijamin laku. Kocak... jawaban pertanyaannya sih bener, tapi terlalu polos.. kalau memang punya investor atau modal sekuat itu, mungkin sekarang kita ga jualan toga atau perlengkapan wisuda. 😅 Sebelum kamu buru-buru pesimis, meski terkesan mengada-ada dan tidak mungkin, namun sebenarnya bisa kita siasati. Kita ambil mindsetnya dulu, dan coba untuk melakukannya tapi dalam lingkup atau skala kecil sesuai kemampuan kita. Bisnis Laris Tanpa Krisis Jika belum bisa bikin kampus, Kita bisa selalu berupaya menjalin relasi terbaik dengan pihak kampus. Jika belum sanggup, kita pun bisa ikut menyumbang dana pembangunan kampus dengan anggaran yang ada. Jika belum mampu juga, cobalah ikut terlibat aktif dalam rencana dan visi misi suatu kampus. Memiliki tidak sela

Sambutlah Start up Kita Wisuda

Gambar
Kita Wisuda merupakan badan usaha berbentuk CV yang bergerak dibidang perlengkapan wisuda untuk pendidikan segala jenjang. 🎓 Bergerak selama 6 tahun lamanya terhitung dari 2014, Kita Wisuda telah menjadi vendor beberapa kampus dan sekolah seluruh kota di Indonesia. Tak jarang perusahaan dan perkantoran pun turut beli dan sewa perlengkapan wisuda kami. 👍 Setelah berbagai proses trial & error yang panjang dan rumit, kini dengan hadirnya start up Kita Wisuda diawal tahun ini, semoga dapat memfasilitasi para customer agar lebih mudah dan nyaman dalam berbelanja keperluan wisuda. Jadi sambutlah start up Kita Wisuda! 😇 Tampilan responsif dan mobile friendly, praktis dengan fitur-fitur kekinian. Maka sambutlah kitawisuda.biz  sebagai kado awal tahun dan upaya inovasi kami dalam menjaga kualitas dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. 😊 Tentu platform ini masih jauh dari sempurna serta masih tahap pengembangan, dan akan selalu update secara periodik demi kenyamanan pengalaman berb

Jauhi pembodohan disekitarmu Sebelum menghisap kehidupanmu

Gambar
Belajar dari pengalaman tidak semudah mengucapkannya dan tidak selalu indah hasilnya.. Ia dengan PD mengaku sudah belajar, sudah kaya akan pengalaman tertentu, namun anehnya tetap saja jatuh ditempat yang sama di kemudian hari, bahkan lebih parah.. Seringkali Ia tidak tahu apa yang terjadi dan apa yang jadi penyebab.. Ia mencoba menganalisis, berpikir keras, mencari tahu berbagai sumber, dan mencoba sok bijak instrospeksi.. Pada akhirnya Ia memperoleh jawaban yang sepertinya jawaban.. sekali lagi sepertinya!.. Bahwa ternyata belajar dari pengalaman is bullshit!.. situasi selalu berubah, objek yang berhubungan dengan dirinya juga selalu berbeda, yang berarti membuat kondisi serba dinamis dan selalu sulit ditebak.. Ia memahami sebuah "ciri-ciri" berdasarkan pengalaman (katanya dengan percaya diri), bahwa jika begini berarti begitu, bahwa jika begitu berarti begini (sesuai pengalaman).. Eh ternyata ditempat atau kondisi lain, ciri tersebut bisa tidak ditemukan sama sekali, padah

Reformasi Pendidikan dilanda ujian

Nasib pendidikan ditengah pandemi, infrastruktur pendidikan, hingga sub-komponen lain yang mempengaruhi kualitas pendidikan nasional. Era neoliberalisme yang selama ini menjadikan pendidikan sebagai komoditi bisnis pun kabarnya sedang diambang keruntuhan. Namun, ditengah wabah Corona ini nyatanya praktik pendidikan di Indonesia tak juga menyenangkan. KBM hanya sekedar dipindahkan dari yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka di kelas nyata, sekarang bertatap muka via dunia maya dengan jumlah murid yang sama. Sekolah-sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA tidak bisa menjalankan pembelajarannya di dalam ruang kelas. Reformasi pendidikan merupakan tanggung jawab kita semua. Berbagai metode pembelajaran ditawarkan agar perkuliahan dan pembelajaran bisa tetap berjalan ditengah wabah yang menjangkit ini, hingga saaat ini belum ada metode yang memadai dalam menjalankan aktivitas pembelajaran yang efektif, efisien untuk keberlangsungan pendidikan yang berkualitas ditengah wabah Covid-19 ini.

Cara berpikir seorang pemenang

Gambar
Seringkali alasan selalu digunakan sebagai pembenaran atas ketidakmampuan.. Membuat otak kita berhenti berpikir dan kreatif.. Boleh jadi ini merupakan jebakan, menjadikannya lingkaran setan bahkan tanpa kita sadari.. Padahal selalu ada cara meski sesulit apapun keadaan jika kita mau lebih berusaha daripada mencari alasan.. Tanyakan pada diri sendiri, jangan-jangan kita hanya malas untuk bergerak dan memilih sembunyi dibalik alasan yang sebenarnya bukanlah sejatinya alasan.. Pada akhirnya, kita jadi tahu dan sadar bahwa mindset demikian bukanlah cara berpikir seorang pemenang..  Terlebih bila bicara tentang kadar, maka selalu ada mereka yang mengalami kesulitan lebih besar dibandingkan kita, Sebagaimana selalu ada juga yang lebih ringan kesulitannya dibandingkan kita.. jadi ganti pola pikirmu sekarang, sebelum itu makin menghisap hidupmu dan mengabaikan segala peluang keberhasilan.. Karena tindakan seseorang selalu ditentukan dari pikiran.. Semakin berdalih, semakin berkurang kualitasmu