Postingan

Menampilkan postingan dengan label kehidupan sebenarnya

Selamat Datang di Situs Resmi Kita Wisuda

Selamat Datang di Layanan CV Kita Wisuda!

Kami ucapkan terima kasih karena telah mengunjungi website kami . Kita Wisuda merupakan sarana yang kami sediakan untuk menjalin hubungan ke mitraan dengan institusi maupun perusahaan A nda. Kami berharap website ini dapat membangun kepercayaan Anda kepada kami untuk bekerjasama saling menguntungkan kedepannya. CV Kita Wisuda melayani jasa konveksi dan sewa baju toga wisuda, selempang wisuda, dan pembuatan plakat maupun medali wisuda . Saat ini a l amat kami berada di dua kota, yaitu kota Purwokerto dan kota Cirebon. Sejauh ini kita te l ah menja l in kerjasama dengan beberapa universitas dan seko l ah, diantaranya : Universitas Jendera l Soedirman Purwokerto; SMA A l -Irsyad Purwokerto; Universitas A l -Irsyad Ci l acap; MTS Wathoniyah Japurabakti Cirebon; Taman Kanak-Kanak AN-Nur Hidayah Cirebon; Madrasah Diniyah AN-Nur Hidayah Cirebon ; MTS NU Ma’arif Kranceng Purba l ingga, Dsb. Bentuk kerjasama tersebut berupa persewaan dan konveksi baju toga w

Kebingungan Mahasiswa Memilih Minat dan Bakat

Aku tahu sih ini melenceng, tapi aku pengen minta saran dari kakak kakak semua Jadi gini, aku udah kelas 12 SMA , nah aku bingung Kaka lulus mau lanjut jurusan apa Kayak aku gak tau bakat aku sendiri apa, kalau misal IT aku lumayan faham, bahkan sempat Nemu bug di beberapa sistem dan dapat apresiasi (bug Hunter) Kalau biologi , lumayan faham juga, kebetulan ini ikut KSN dan lanjut ke provinsi Hukum juga suka, ekonomi juga suka Saking banyaknya kayak bingung yang bener bener aku minati + bakat aku dimana jadi nggak tahu Kalau boleh minta saran, biar hatiku mantep, cara kakak nentuin jurusan itu gimana ya kakak ? Soalnya ini kan sekali seumur hidup, aku gak mau sampai salah langkah  Mungkin buat catatan 1. Aku orangnya males ( gak suka pelajaran yang berbau tenaga) 2. 2. Aku orangnya gampang mulai hal baru, tapi susah buat nerusinnya 3. 3. Aku gampang bosen  4. 4. Skill yang saat ini aku kuasai : 5.  Web development, beberapa bahasa pemrograman (apalagi python) , celah keamanan pada webs

Pesan moral sebatang rokok

Gambar
Ketika dibakar, justru disitulah sesuatu akan berguna. Sebuah anomali. Bayangkan, tidak peduli seberapa banyak rokok yang ada di dunia tidak akan berguna jika tidak ada sepercik api untuk menyalakannya. Tak peduli seberapa besar cita-cita, impian, dan tujuanmu. Namun semuanya akan sia-sia jika kamu belum memperoleh "momentum api" layaknya alat yang dibutuhkan oleh setiap rokok. Denny Sumargo ternyata suka membaca komentar pedas dan hujatan dari para netizen yang dia sampaikan di podcast Deddy Corbuzier sebagai alat motivasi terkuat dan terbesarnya untuk maju dan berkembang. Sebuah potensi dan raksasa dalam diri akan terbangun dengan sendirinya ketika kemarahan telah mencapai puncaknya. Pebulutangkis tunggal pria Jonathan Christi juga kabarnya memiliki folder berisi hujatan di hpnya sebagai alat motivasi terbesar untuk membuktikan diri hingga membawanya juara Asian games 2018. Para generasi 2000an mungkin ingat dengan anime dragon ball, son gohan yang merupakan putra sulung so

Program Percepatan Kelulusan Mahasiswa (PPKM) Demi Wisuda

Gambar
1. Hindari istilah menjadi versi terbaik dirimu, karena dospem kamu ga peduli itu, Ia hanya peduli dirinya sendiri, oleh karena itu jadilah versi terbaik dosenmu di fase itu 2. Hindari perdebatan yang terkesan menyerang meski kamu benar. karena makin diserang dosenmu makin sebel sama kamu dan dia ga peduli kebenaran teori kamu. walhasil kamu bakal dipersulit 3. Terapkan strategi 3M, Merendah ketika konsul, Mengalah ketika semena-menakan dan Minta doa ortu di setiap langkah menuju tujuanmu 4. Kasih makanan ego dospem kamu terutama saat dia sedang antusias bercerita sesuatu, tunjukkan kalo kamu menyimak dengan baik tidak sekedar mendengarkan 5. Sabar dan nikmati proses kelulusanmu, seringkali sabar dan santai justru lebih cepat memperoleh hasil daripada buru-buru, jangan terkesan terlalu menekan atau maksain dospem kamu

Nasib Resepsi Wisuda Ditengah Pandemi

Meskipun di sisi lain hal ini belum tentu mengimbangi keuntungan pada kondisi normal. Saat ini yang paling terdampak baru pengrajin bunga, untuk komoditas lain seperti kathering dan percetakan masih terbilang normal. Namun hal ini tidak mengurangi kegiatan persekolahan termasuk wisuda. Setiap mahasiswa tetap berdandan layaknya menghadiri upacara wisuda, sementara banyak orang tua tampak bersolek dengan pakaian resmi untuk menghadiri upacara wisuda daring yang tetap berlangsung khidmat. Ditengah pandemi virus corona, beberapa aktivitas diluar rumah memang banyak dihentikan. Kedepannya akan disiasati dengan diadakannya kegiatan peduli bunga kepada para pengrajin atau petani dalam kondisi sekarang. Pada pekan depan akan digelar pasar bunga ke kantor pemerintahan. Sehingga fokus Pemda khususnya diarahkan untuk membantu petani yang terdampak Covid-19. Namun sejak dua bulan terakhir dengan diterapkannya larangan resepsi wisuda karena mengumpulkan massa banyak, maka permintaan bunga selalu me

Bekerja Keraslah Sampai Kampusmu mengundang dirimu Setelah Wisuda

Aku memasuki bangunan besar yang sangat familiar dan sudah sepuluh tahun lamanya tidak ku kunjungi. Tempat ini tidak banyak berubah, masih sama seperti sepuluh tahun yang lalu. Aku masih hafal seluk-beluk tempat ini, sampai ke sudutnya sekalipun. Mungkin karena saat ini masih jam kuliah, tidak terlalu banyak mahasiswa yang bercengkerama di lobby. Ya, tempat ini adalah universitas di mana aku menuntut ilmu sepuluh tahun yang lalu. Aku menekan tombol lift untuk menuju ke ruang auditorium. Sampai di sana, sudah ada beberapa orang berkerumun di depan ruangan. Kemudian aku dihampiri oleh salah satu mahasiswi yang memakai jaket BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan menyapaku dengan nada riang, “halo Mas Ricky, saya Lia. terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk datang.” Aku pun diantar menuju ruangan tunggu yang berada di belakang ruang auditorium. Ruangan ini sudah jauh lebih rapi dibanding ketika zamanku dulu, ditambah beberapa hiasan estetik di sekitar ruangan. Selama menunggu, aku ditem

Ketika Pejuang Toga Wisuda Didukung orang-orang Tercinta

  Skripsi Salsa “Kalau bab lima kamu nggak beres-beres, berarti memang ada masalah di dalam skripsi kamu. Jalan terakhir cuma ada satu, kamu harus ganti judul dan ngulang dari awal!” Itu adalah ucapan paling horor yang baru aku dengar beberapa menit lalu, tepat setelah bangun tidur. Aku yang sedang berpura-pura menjadi ulat bulu di atas kasur, mendadak berubah menjadi buaya yang keras dan berbahaya.  Pak Budiman, beliaulah yang meneleponku berkenaan dengan skripsi. Aku memang belum memberikan revisian bab limaku kepadanya. Kukira, bab lima adalah bab paling mudah yang bisa kukerjakan kapan saja. Namun saat sudah selesai, malah banyak hal yang harus diubah. Tentu saja, revisian itu membuat aku bingung. Apa yang harus kutuliskan? Semua hal yang dia anjurkan sudah diselesaikan. Namun tetap saja, bab lima menjadi bab pamungkas dan paling lama mendapatkan ACC. Aku menggeliat dari atas kasur. Berbarengan dengan hal tersebut, ada ketukkan pintu di pintu kamar kosku.  Aku berjalan lemah, lanta

Cara Memperoleh Kehidupan Sebenarnya

Gambar
Berapa banyak orang yang mengartikan kebahagiaan?.. yaph sangat banyak. Semua memiliki versi bahagianya masing-masing. Namun belakangan ini saya menemukan pola lain yang mungkin semua orang sudah paham sih. Tapi sepertinya belum semua orang mengaplikasikan. Bahwa ternyata kita bisa membuat kedua pihak bahagia sekaligus dengan cara yang cukup sederhana. Suatu ketika saya mengunjungi sebuah toko perlengkapan bayi untuk memberi kado seorang teman yang sedang berbahagia atas kelahiran bayi pertamanya. Begitu saya datang, raut muka si penjaga toko terlihat bahagia terutama setelah saya melakukan pembelian. Hingga saya difoto bersama produknya dengan pose ala endorsemen (padahal bukan siapa-siapa) untuk bahan promo di kanal Instagram dan WA toko bayi tersebut. Setelah barang dipacking, dikirim dan sampai ke tangan penerima. Kebahagiaan serupa pun berlaku bagi teman saya. Ia berterima kasih, mendoakan, hingga kadonya dishare story di akun instagramnya, "Makasih banyak mas" katanya.

Branding dulu, Branding lagi, Branding terus

Gambar
Dalam konteks bisnis, pengenalan suatu merek dan nama harus menjadi prioritas agar bisnis bisa berjalan. Tak kenal maka tak sayang, lah gimana mau beli kalau tahu bisnisnya aja ngga?. Kita belum dulu masuk keranah aktivitas periklanan yang hard selling, ataupun praktek online marketing yang lebih halus (convert selling) untuk promosi dan memperkenalkan diri. Saya sendiri sudah mempelajari dunia marketing semenjak 5 tahun terakhir ini. Dan sepertinya memang sudah menjadi passion yang pasti dilakukan setiap hari. Berangkat dari pembelajaran tersebut, ternyata hal terpenting (namun kadang dilupakan) adalah pemberian sebuah nama. Sebisa mungkin nama harus mudah diingat dan gampang diucapkan, bahkan lebih baik jika terdapat sebuah intonasi ketika menyebutnya. Bayangkan kita sudah habis-habisan membranding diri, namun hasilnya tidak sesuai ekspektasi, padahal sudah menghabiskan banyak waktu dan materi. Ternyata akar masalahnya adalah pemberian nama yang kurang tepat. Bukan semata praktek pro

Filosofi Ikan yang Merubah Dunia

Gambar
Theodore Roosevelt, mantan presiden Amerika serikat selalu bertanya kepada orang-orang atau menggali informasi terlebih dahulu mengenai apa yang menjadi minat dan kegemaran dari orang-orang yang akan Ia ajak bicara. Kita tahu bahwa filosofi memancing ikan beliau sering dijadikan pedoman bahkan hingga kini. Bahwa jika kamu ingin mendapatkan ikan, maka siapkan umpan yang menarik buat ikan tersebut. Teori ini sering dibahas dalam buku David Schwartz dan Dale Carnegie. Kamu pasti tahu judul masing-masing buku tersebut. Secara tuh buku terjual lebih dari 15 juta eksemplar, dicetak berkali-kali dan diterjemahkan lebih dari 30 bahasa (saya punya cetakan pertamanya lho btw Hehe). Terutama kita yang pernah ikut seminar MLM (pasti pernah sih) karena jebakan teman macam Tianshi, Melia Biyang, dan CNI yang sekarang entah kemana, pasti 2 buku tersebut jadi bahan rekomendasi. 😁 Nah, bayangkan kita memancing ikan dengan umpan yang tidak menarik perhatian, maka hasilnya pun hanyalah kesia-siaan. Kuci

Kita Bisa kok Jadi Tokoh Utama

Gambar
"Jika saya memberi kamu uang, maka kamu akan mendapatkan uang, dan uang saya jadi berkurang karenanya. Namun Jika saya memberi kamu ilmu, maka kamu akan mendapatkan ilmu, dan saya tetap memiliki ilmu tersebut di kepala saya". Albert Einstein. Albert Einstein yang sangat masyhur sebagai ilmuwan kenamaan, siapa yang tak tahu dia?. Namanya tercantum dalam daftar 100 orang berpengaruh peringkat 6 dari buku karya Michael H. Hart. Namun kita tidak akan membahas tentang Einstein disini, melainkan makna dari ucapan beliau yang sepertinya masih relevan meski era sudah digital. Sesuatu bersifat abstrak memang tidak bisa kita sentuh dan cium, tapi seringkali akan menentukan sejauh mana kualitas hidup kita kedepan lho. Disinilah kemudian paradoks dan masalah terjadi. Kita cenderung tidak menghargai dan menganggap penting ketika sesuatu tidak tampak secara fisik apalagi tak terjamah. Yaph.. Otak manusia memang malas dan capek berpikir ribet sehingga mereka akan merasa praktis dan aman sec

Edisi Setelan Toga Wisuda

Gambar
Bismillah... Edisi posting setelan toga sobat Kiwi...😆🏅 Tengok keseruan Kita Wisuda berikutnya.. Yaph tercatat beberapa mahasiswa dari kampus dan Fakultas tertentu telah memesan di Kita Wisuda.. Wah.. Thx berat kepercayaannya.. Ga nyangka ternyata bisa berlanjut.. 👍 Syukurlah bahwa Kita Wisuda telah mengerjakan berbagai proyek desain toga dari bermacam Kampus dan Universitas.. Baik negeri maupun swasta.. 🎓 Bagaimana dengan Anda? Siapkah untuk bergabung bersama kami selanjutnya?..😇👍 Jangan lupa untuk mengunjungi instagram kami @kitawisuda untuk katalog toga lebih banyak lagi.. Selamat beraktivitas sobat Kiwi... Salam Wisuda! perlengkapan kita wisuda